The Shadows Life
Tak ada satupun manusia di dunia ini
yang mengetahui bagaimana meraka akan terlahir, bagaimana mereka akan tumbuh
dan berkembang, bahkan bagaimana mereka akan hidup. Namun, yang pasti adalah
setiap manusia menginginkan kehidupan yang bahagia, tenang, aman, nyaman dan
sejahtera tanpa adanya gangguan dari siapapun dan mengganggu siapapun.
Ya, seperti itulah kehidupan. Kehidupan
yang abadi tanpa adanya kata batas, apakah kehidupan seperti ini nyata adanya? Tentu
saja ini nyata adanya, berdasarkan ilmu yang kau pelajari, berdasarkan
pidato-pidato yang kau dengar dan berdasarkan mushaf yang kau genggam! Kehidupan
abadi tanpa batas dengan kenyamanan dan keamanan tingkat tinggi itu adalah
nyata. Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui kebenaran tersebut? Gampang! Banyaklah
membaca dan perdalam ilmu!
Saat ini ada begitu banyak
manusia yang berambisi untuk bisa mendapatkan kehidupan yang bahagia dengan
kekayaan dan kesuksesaan yang hakiki menurutnya. Padahal mereka sadar di dunia
mana mereka saat ini berpijak! Dengan terobsesinya mereka untuk menjadi kaya,
tanpa berpikir dan mengetahui bagaimana caranya agar mereka mendapatkan yang
mereka inginkan, tanpa sadar mereka sudah membunuh dirinya sendiri dengan cara
menyakiti orang lain dan mengambil hak orang lain yang terkadang dilakukan
secara paksa.
Mereka rela melakukan cara apapun
yang sebenarnya tidak pernah mereka pikirkan sebelumnya, padahal tujuan mereka
hanyalah untuk mendapatkan kebahagiaan. Dan pertanyaannya sekarang adalah,
apakah benar kebahagian yang mereka kejar itu nyata? Kekayaan, tahta, kesuksesan
dan apapun itu yang mereka inginkan, apakah ini sebuah kebahagiaan? Ini adalah
sebuah bayangan, bayang-bayang dimana tak adanya perasaan takut karena memiliki
segalanya, bayang-bayang tak adanya rasa khawatir karena memiliki banyak
penjaga bayaran, bayang-bayang tanpa adanya rasa lapar karena mereka bisa menunjuk
apapun yang mereka suka dengan apa yang mereka miliki.
Lalu apakah benar kebahagiaan bayangan
seperti ini yang mereka cari? Ingatlah kata ini “BAYANGAN”. Lalu untuk apa
semua ini? Apa benar mereka hanya menginginkan kebahagiaan yang belum nyata adanya? Yang karenanya
mereka rela menyakiti diri sendiri dan bahkan orang lain. Tidakkah mereka
berpikir demikian?
Dan bagaimana dengan kebahagiaan
sebelumnya? Kebahagiaan tanpa batas yang abadi dan nyata adanya. Apakah mereka
yakin tak tertarik untuk mendapatkannya? Apa mereka yakin tak ingin mengetahui
bagaimana cara untuk mendapatkannya? Ingatlah kata ini “ABADI”.
Andai saja mereka bisa berpikir,
mungkin yang mereka lakukan hanyalah membaca dan terus membaca, mencari dan
terus mencari bagaimana wujud kebahagiaan sebenarnya. Mungkin saat ini mereka
tidak akan sibuk dengan dunianya, dan mungkin mereka tidak akan merasa
Lelah karena terus dikejar dengan dunia yang hanyalah sekedar bayangan.
Hidup ini sulit jika hanya
menginginkan yang sesaat, hidup ini hampa jika hanya mengejar apa yang tak bisa
digenggam. Hiduplah dengan baik maka keberkahan akan datang, hiduplah dengan
nyaman maka kedamaian yang didapat. Ingatlah bahwa perasaan sulit adalah wujud dari
kehidupan yang sesaat, sedangkan rasa syukur adalah wujud dari kehidupan yang
abadi.
Comments
Post a Comment